Jawabaratnews.com

Berita dan Informasi Terlengkap Tentang Jawa Barat

Peringatan HUT TNI Diwarnai Isak Tangis

Published on Oct 06 2016 // Berita Jabar

SUKABUMI, (PR).- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Tentara nasional Indonesia (TNI) di Kota Sukabumi sangat berbeda. Kendati dirayakan tak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Tapi isak tangis dan rasa haru justru mewarnai peringatan yang dipusatkan di halaman upacara Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0607, Kota Sukabumi, Rabu 5 Oktober 2016.

Tak hanya para pelajar, tapi sejumlah undangan terlihat larut dalam kesedihan ketika dipentaskan teatrikal kepahlawanan Usman dan Harun. Sosok dua pahlawan nasional dari prajurit Korps Komando Operasi (KKO) atau marinir saat ini, dikisahkan puluhan para pelajar SMAN I, Kota Sukabumi dalam gerak dan lagu. Para pelajar yang tergabung dalam teater Epigonen secara apik menyajikan kisah kedua pahlawan yang gugur sebagai kusumah bangsa di tiang gantungan. Keduanya meregangkan nyawa divonis hukuman mati oleh pemerintah Singapura lantaran diduga melakukan aksi pemboman di Hotel Mac Donald House 1960 an disajikan dalam bentuk teatrikal puluhan para pelajar.

“Kami mencoba mengungkap kisah kedua pahlawan nasional yang terkesan telah terlupakan,” kata Pengasuh Teater Epigonen SMAN I, Kota Sukabumi, Yan Ilham Andrimu, Rabu 5 Oktober 2016.

Melalui penampilan pada peringatan HUT TNI kali ini, kata Yan Ilham Andrimu, diharapkan dapat menggunggah generasi muda, khususnya para pelajar untuk kembali mendorong semangat rela berkorban demi negara dan bangsa. Diharapkan semangat kepahlawanan yang kini mulai terkikis dapat tumbuh kembali.

“Apalagi masih banyak para pelajar yang tidak mengetahui siapa sosok Harun Said dan Usman yang gugur di Singapura. Padahal, keduanya gugur membela harkat martabat bangsa dan tanah air Indonesia,” katanya.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0607, Kota Sukabumi, Syaiful mengatakan penampilan sosok pahlawan merupakan salah satu bentuk untuk meningkatkan rasa kebangsaan dan bela negara pada generasi muda yang kini mulai pudar. Momen peringatan HUT TNI sangat tepat bila-bila semua pihak untuk kembali menyadarkan para generasi muda khususnya para pelajar untuk memupuk kembali benih-benih cinta tanah air.

“Ternyata dengan menampilkan sosok kedua pahlawan, tidak hanya para pelajar dan undangan. Termasuk saya sendiri hanyut larut dalam kesediahan. Kedua pahlawan gugur sebagai kusumah bangsa rela ditiang gantungan karena membela bangsa dan negara,” katanya.

Syaiful mengatakan peringatan TNI diisi berbagai kegiatan yang lebih banyak melibatkan masyarakat. Termasuk kegiatan donor darah, bedah rumah hingga mincing bersama mastarakat. Langkah tersebut bertujuan mempererat sinergi antara TNI dengan masyarakat. “Maksud dan tujuan dari berbagai kegiatan yang kami selenggarakan pertama adalah untuk memperluas nilai-nilai wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, kemudian kedua untuk meningkatkan pelibatan masyarakat,” katanya.***

Source Article from http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2016/10/05/peringatan-hut-tni-diwarnai-isak-tangis-381509

Leave a comment

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!